Tuesday, February 28, 2012

Hati-Hati Konsumsi Susu Mentah!

 Hati-Hati Konsumsi Susu Mentah!


Jakarta - Susu merupakan minuman yang kaya nutrisi. Karena sejumlah zat gizi penting terkandung dalam minuman ini. Namun, sebuah laporan penelitian baru menunjukkan bahwa minum susu mentah bisa memicu beberapa penyakit.

Para peneliti dari Centers for Disease Control and Prevention merilis sebuah studi yang menunjukkan bahwa resiko terkena penyakit akibat minum susu mentah bisa mencapai 150 kali lebih tinggi dibandingkan minum susu yang sudah dimasak.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa di negara-negara yang menjual susu mentah secara legal, warganya terkena wabah penyakit karena makanan dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara yang menjual susu mentah secara ilegal. Seperti yang dilaporkan Bloomberg Businessweek, sebanyak 20 negara saat ini melarang penjualan susu mentah.

Temuan ini dikumpulkan dari sebuah data konsumsi susu yang dikaitkan dengan wabah pada tahun 1993 hingga 2006. selama jangka waktu tersebut, ada 121 wabah penyakit dengan 60 persen dari mereka mengkonsumsi susu mentah.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebanyak 13 persen orang yang minum susu mentah menjalani rawat inap akibat wabah penyakit. Sedangkan yang minum susu matang hanya 1 persen yang menjalani rawat inap terkait wabah penyakit akibat susu.

Para peneliti mengatakan bahwa peningkatan jumlah pasien rawat inap diakibatkan karena terkena bakteri E-Coli O157 yang ada pada susu dan dapat mengakibatkan penyakit yang lebih parah. Seperti bakteri Norovirus dan Staphylococcus aureus adalah bakteri penyebab paling umum dari wabah susu mentah dan bisa mengakibatkan infeksi ringan pada pencernaan.

Dr Barbara Mahon, MD, MPH, seorang peneliti dan wakil kepala Cabang DFWED enterik CDC Epidemiologi, mengatakan “Sementara beberapa orang berfikir bahwa susu mentah memiliki manfaat kesehatan yang lebih dibandingkan susu yang dimasak, penelitian ini justru menunjukkan bahwa susu mentah memiliki resiko yang besar terhadap wabah penyakit terutama untuk anak-anak yang lebih mudah terserang bakteri.”

Seperti yang dilansir The Los Angeles Times, susu yang dimasak atau didihkan akan membunuh patogen, seperti bakteri E-Coli dan salmonella yang menyebabkan keracunan makanan. Tapi para pencinta susu mentah menyatakan, bahwa pemanasan susu juga akan membunuh zat-zat penting dalam susu seperti protein dan enzim yang baik untuk sistem pencernaan.

The Los Angeles Times juga melaporkan bukti dalam beberapa jurnal yang menunjukkan bahwa konsumsi susu mentah beresiko rendah terkait terjadinya alergi dan eksim. Namun pada penelitian yang sudah dicatat dalam jurnal telah menunjukkan efek sebaliknya.

Golongan Darah Ternyata Bisa Diubah


Jakarta, Hampir semua orang berpendapat bahwa golongan darah yang dimiliki seseorang akan tetap sama seumur hidupnya. Tapi ternyata anggapan ini salah. Dengan metode sederhana, seorang dokter bisa mengubah jenis-jenis golongan darah.

Terobosan ini bisa menjadi solusi dari masalah kekurangan darah dengan meningkatkan pasokan darah O yang dapat diberikan kepada siapa pun. Dalam artikel yang dimuat jurnal Nature Biotechnology, tim peneliti internasional menjelaskan bagaimana mereka dapat mengubah darah dari tipe A, B atau AB menjadi darah tipe O.

Molekul gula sederhana pada permukaan sel darah merah yang disebut antigen menentukan golongan darah seseorang. Salah satu jenis antigen akan menentukan tipe darah A, sedangkan antigen lainnya menentukan golongan darah B, dan orang yang memiliki kedua jenis antigen memiliki golongan darah AB. Orang yang tidak memiliki antigen memiliki golongan darah O, dan jumlahnya sekitar 40 persen dari populasi.

Sistem kekebalan tubuh mengenali antigennya sendiri, tetapi menganggap antigen jenis lain sebagai penyusup asing. Itu sebabnya orang dengan golongan darah A tidak dapat menerima transfusi dari orang dengan golongan darah B. Sistem kekebalan tubuhnya akan menyerang darah baru sebagai benda asing, sehingga membuat penerima darah menjadi sakit parah. Karena golongan darah O tidak memiliki antigen, maka ia dapat diterima oleh sistem kekebalan tubuh orang dengan golongan darah A, B, dan AB.

Para peneliti yang dipimpin oleh Prof Henrik Clausen dari Universitas Kopenhagen memeriksa 2.500 jenis jamur dan bakteri untuk mencari protein yang bermanfaat. Setelah melalui pencarian panjang, diketahui dua jenis bakteri, yaitu Elizabethkingia meningosepticum dan Bacterioides fragilis, menghasilkan enzim yang mampu melepaskan antigen yang menentukan golongan darah A dan B dari sel darah.

"Ini proses yang cukup sederhana. Kendala utamanya adalah menemukan enzim yang tepat sehingga dapat melepas hanya satu molekul gula dan meninggalkan molekul lain pada permukaan sel tetap utuh," kata Prof Clausen seperti dilansir Boston.com, Senin (27/2/2012).

Bacteroides fragilis akan menghilangkan antigen B, sedangkan Elizabethkingia meningosepticum dapat menghilangkan antigen A. Dengan metode ini, dokter dapat mengubah pasien yang memiliki golongan darah A, B, dan AB menjadi golongan darah O. Meskipun demikian, teknologi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

"Ini adalah teknologi yang baik karena dapat meningkatkan persediaan darah golongan O. Tapi pengubahan golongan darah tidak sesederhana yang dibayangkan. Faktanya adalah, ketika sel dimodifikasi, dapat menyebabkan risiko dan perubahan yang tidak diharapkan," kata Steve Sloan, direktur kedokteran transfusi anak di Boston Children 's Hospital.

Psikolog: Makin Minim Pakaiannya Makin Dianggap Bodoh


Jakarta, Cara berpakaian memang dapat mempengaruhi penilaian seseorang. Pria yang lebih banyak memperlihatkan kulitnya dipandang lebih sensitif, tetapi kurang kompeten dibandingkan pria yang berpakaian lengkap. Respons yang sama juga dijumpai pada perempuan yang berpakaian minim.

Menurut Kurt Gray, psikolog dari University of Maryland, orang melihat orang lain dengan dua aspek. Pertama, aspek kemampuan dalam merencanakan, bertindak dan mengerahkan pengendalian diri. Dan yang kedua, kemampuan untuk merasakan emosi.

Gray dan rekan-rekannya melakukan enam percobaan terhadap relawan pria dan perempuan. Dalam setiap percobaan, para peserta diminta berfokus pada tubuh atau pikiran orang lain.

Pada percobaan pertama, 159 orang siswa diberi kuesioner bersama foto dan penjelasan tentang 'Erin' (nama seorang perempuan) atau 'Aaron' ( nama seorang pria). Penjelasannya sama, tapi dalam beberapa kasus, foto Erin atau Aaron hanya mencakup bagian dada ke atas dengan Erin mengenakan atasan bikini atau Aaron bertelanjang dada.

Dalam eksperimen lain, para peneliti melihat variasi pola pikir relawan. Peneliti meminta relawan seolah-olah melihat foto situs kencan dan lebih memperhatikan daya tariknya. Di lain waktu, peneliti meminta relawan melihat foto seolah-olah akan menyewa seorang profesional dan lebih berfokus pada pemikirannya.

Percobaan lainnya memberi pertanyaan kepada relawan dewasa yang bukan mahasiswa untuk menilai foto bintang porno yang mengenakan pakaian dengan yang tanpa mengenakan pakaian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pria maupun perempuan menetapkan bahwa orang-orang yang tidak mengenakan pakaian kurang memiliki kompetensi. Tapi orang telanjang dianggap lebih mempengaruhi emosi, sensasi dan aspek pengalaman lainnya.

"Penelitian kami juga menunjukkan bahwa efek ini terjadi bahkan tanpa menghilangkan pakaian. Cukup berfokus pada daya tarik seseorang atau berkonsentrasi pada tubuhnya daripada pikirannya, akan membuat kita melihat seseorang kurang memiliki kemampuan berpikir dan lebih mengutamakan perasaannya," kata Gray seperti dilansir LiveScience, Senin (14/11/2011).

Peneliti juga menambahkan bahwa orang yang hanya mengenakan sedikit pakaian terlihat kurang bermoral. Tapi pada saat yang sama, ia dipandang lebih layak dilindungi.

"Orang tampaknya cenderung tidak akan menyakiti orang telanjang dan cenderung melindunginya. Dalam satu percobaan, orang lebih cenderung memberi kejutan listrik kepada subjek laki-laki yang memakai baju daripada subjek laki-laki yang tidak memakai baju," kata Gray.

Makanan yang Bantu Bakar Lemak Saat Tidur


Jakarta, Siapa bilang saat tidur Anda tak bisa membakar lemak? Bila Anda mengonsumsi makanan tertentu sebelum tidur, maka kandungan nutrisinya bisa membantu tubuh untuk membakar lemak saat tidur. Makanan apa saja?

Makanan yang bisa membantu membakar lemak saat tidur biasanya mengandung rendah kalori tapi sangat bergizi. Tak hanya dikonsumsi menjelang tidur, makanan-makanan pembakar lemak ini juga bisa dikonsumsi sepanjang hari untuk mendapatkan manfaat lebih.

Berikut beberapa makanan yang bisa bantu bakar lemak saat tidur, seperti dilansir Livestrong, Senin (27/2/2012):

1. Jeruk
Jeruk mengandung serat pembakar lemak dan vitamin C. Vitamin C dapat merangsang kemampuan tubuh untuk membakar lemak yang ditemukan dalam asam amino karnitin. Vitamin C juga memainkan peran dalam kemampuan memproses lemak tubuh, dengan mempercepat proses penipisan lemak dan kemudian membuangnya dari tubuh.

Tak hanya buah jeruk, beberapa buah yang mengandung citrus juga bisa membantu membakar lemak saat tidur, contohnya jambu, lemon, jeruk keprok, pepaya dan tomat.

2. Sayur-sayuran
Sayuran menyediakan protein nabati, yang akan lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga dapat membakar lebih banyak kalori. Makan semangkuk sup atau salad untuk makan malam dapat membantu membakar kalori selama jam tidur malam. Kacang-kacangan seperti lentil, kacang polong, buncis juga bisa membakar lebih banyak kalori.

3. Produk susu
Minum produk susu sebelum tidur juga bisa membantu membakar lemak saat tidur. Susu dapat menurunkan berat badan dengan membantu dalam pemecahan sel lemak, karena mengandung banyak kalsium.

Selain itu, susu juga merupakan sumber korbohidrat kompleks, yang membantu menjaga tingkat insulin tetap rendah. Tingkat insulin yang rendah akan meningkatkan metabolisme dan membakar kalori lebih banyak.

4. Gandum utuh
Gandum utuh mengandung nutrisi yang membakar lemak dengan menjaga tingkat insulin rendah, menurut New York Daily News. Gandum utuh menyediakan sumber yang sangat baik dari karbohidrat kompleks dan serat, yang sangat bermanfaat dalam merangsang metabolisme. Tak hanya gandum utuh, beras merah dan barley juga efektif untuk membakar lemak saat Anda sedang tidur.


Sunday, February 5, 2012

Ayo Bersepeda dengan Sepeda yang Cocok

Melihat jenis sepeda yang bernaeka ragam, mungkin membuat Anda bingung tentang beda dan fungsinya. Jika Anda sedang tertarik untuk membeli sepeda baik sebagai hobi, untuk kegiatan kantor atau ingin menggunakannya sebagai sarana transportasi, keterangan berikut dapat membantu Anda.
  • Single Speed

    Sepeda yang cocok digunakan di daerah perkotaan yang minim hambatan. Hanya memiliki 1 gir, sehingga pengendaranya tidak perlu mengatur kecepatan pada sepeda.
  • Road Bike

    Sepeda yang biasa digunakan pada jalan raya yang mulus atau beraspal. Cocok jika Anda menggunakan untuk bekerja di daerah perkotaan yang umumnya melewati jalan yang sudah beraspal baik. Merupakan salah satu jenis sepeda yang banyak dipilih, jenis sepeda ini masih terbagi atas beberapa model lainnya.
  • Endurance Road Bike

    Ditujukan untuk melalui jalanan yang tidak mulus. Sepeda dibuat dengan lebih kuat sehingga dapat dipilih jika Anda sering melewati jalanan berbatu atau off road.
  • Competitive Road Bike

    Merupakan jenis sepeda balap yang biasa digunakan untuk pertandingan. Karena fungsinya tersebut, sepeda ini hanya memiliki berat 5 kg, sehingga sangat mudah untuk diangkat.
  • Time Trial Bike

    Termasuk pengembangan dari Competitive Road Bike. Digunakan untuk pertandingan yang memerlukan kecepatan. Didesain dengan bentuk aerodinamis yang dapat menahan terpaan angin yang dapat menghambat lajunya. Seperti sepeda balap pada umumnya, sepeda ini sangat ringan.
  • Commute Bike

    Desainnya mirip sepeda balap tetapi ditambahkan fasilitas lainnya sesuai dengan kebutuhan yang sering digunakan.
  • Mountain Bike

    Biasa dikenal dengan sepeda gunung. Sepeda ini digunakan untuk pengendara yang senang berpetualang di alam bebas. Didesain agar dapat menaklukan jalanan alam bebas atau pegunungan yang tidak mulus dan menantang.
  • All Mountain Bike

    Kelebihannya ada pada fitur shock absorber yang biasa dilalui oleh sepeda gunung. Cocok untuk jalan yang terjal karena mampu membuat pengendara tetap nyaman.
  • Free Ride Bike

    Ditujukan untuk menaklukan medan jalan yang ekstrem.
  • Downhill Bike

    Sepeda ini sangat cocok digunakan untuk menuruni gunung dengan kecepatan tinggi.
  • Cross Country Bike

    Jika Anda akan melewati medan yang bervariasi. Misal, melalui jalanan beraspal, tanah, datar, menanjak atau menurun, Anda dapat menggunakan sepeda jenis ini untuk melakukan perjalanan.
  • Dirt Jump Bike

    Sepeda yang biasa digunakan dalam atraksi-atraksi sepeda. Pengendara dapat melakukan lompatan dengan sepedanya.
  • Sepeda Lipat

    Jenis sepeda yang banyak dipilih karena kepraktisannya. Seperti namanya, sepeda ini dapat dilipat sehingga memudahkan untuk dibawa-bawa. Anda mungkin dapat melihat, pengendara yang melipat sepedanya dan naik kereta atau bus. Sehingga jika seluruh perjalanan tidak mungkin ditempuh dengan sepeda, maka dengan sepeda lipat Anda dapat menggunakan transportasi lain untuk sampai ke tujuan. Penyimpannya juga tidak membutuhkan ruang yang besar, karena dapat dilipat.
Sepeda memang alat transportasi yang mengasyikan. Selain bebas polusi, mengayuh sepeda juga dapat menyehatkan. Maka, jangan segan-segan untuk mencoba bersepeda karena kegiatan olahraga tidak akan terasa memberatkan, apalagi jika dilakukan beramai-ramai.

http://kumpulan.info/hobby/kegiatan/58-kegiatan/372-bersepeda-jenis-sepeda.html

Teknik Foto Potret

Untuk membuat foto berupa potret membutuhkan perencanaan yang baik. Kualitas foto bukan sekadar hasil jepretan kamera saja, namun dapat menampilkan makna dari kepribadian dan ekspresi orang yang ada dalam foto tersebut. Yang perlu diperhatikan tidak hanya subyek foto tersebut, namun juga pencahayaan, latar belakang, set, lokasi, pose, ekspresi muka dan warna. Meski mungkin Anda tidak mampu mengambil foto potret seindah fotografer profesional, namun dengan mempelajari beberapa teknik dasarnya, Anda bisa membuat foto potret sendiri.
Berikut ini beberapa tips dan saran untuk membuat foto potret yang baik.
  • Bagaimana cara membuat seseorang tersenyum di depan kamera?

    Pastikan subyek yang Anda foto dalam kondisi atau mood yang baik untuk difoto. Misalnya Anda ingin membuat foto seorang anak kecil, maka pastikan bahwa ia tidak dalam kondisi lelah atau lapar. Juga pastikan subyek yang Anda foto tidak dalam kondisi lelah karena dapat membuat wajah dan matanya menjadi lebih tegang. Anda dapat memberikan sedikit waktu untuk beristirahat atau menikmati makanan ringan sebelum sesi pemotretan dimulai. Dengan memberi waktu jedah istirahat sambil menikmati cemilan, Anda akan membangun interaksi yang baik dengan subyek foto Anda. Bersikap ramah dan berbicaralah dengannya yang akan membantunya lebih rileks.
    Namun jangan membuat situasi menjadi lucu hingga subyek tersebut tertawa terbahak-bahak. Karena hal ini dapat membuat matanya menjadi juling dan membuat aliran darah di wajah lebih banyak. Cobalah mengambil gambar dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Semakin banyak foto yang Anda buat, semakin banyak kesempatan memperoleh foto terbaik yang menampilkan karakter orang tersebut.
  • Bagaimana penanganan orang yang menggunakan kacamata?

    Kacamata dapat menimbulkan pantulan cahaya dan membuat silau. Karena itu Anda dapat melihatnya dari viewfinder atau layar LCD kamera Anda, apakah ada pantulan cahaya yang mengganggu. Jika ternyata ada pantulan cahaya di kacamata subyek yang Anda foto, Anda dapat memintanya untuk menggerakkan kepalanya secara perlahan hingga pantulan cahaya tersebut hilang dari titik tengah matanya. Anda juga dapat memintanya sedikit menundukkan kepalanya, namun berhati-hatilah agar tidak terjadi lipatan pada dagunya jika terlalu menunduk.
  • Bagaimana dengan pakaian dan penampilan?

    Jika Anda akan mengambil foto sekelompok orang, perhatikan juga warna pakaian. Gunakan warna yang enak dipandang. Atau Anda dapat juga meminta mereka menggunakan warna yang sama.
    Jika Anda akan mengambil foto seseorang, warna pakaian juga perlu diperhatikan. Jika Anda ingin memfoto seseorang berbadan besar, maka sebaiknya ia menggunakan pakaian berwarna gelap. Sebaliknya jika subyek Anda berbadan kurus atau kecil, maka mintalah ia menggunakan pakaian berwarna terang.
    Lalu pastikan pakaian tidak kusut saat difoto. Jika orang tersebut menggunakan dasi, perhatikan apakah dasinya sudah lurus dan rapi. Lalu pastikan rambutnya telah rapi. Mata Anda mungkin tidak mampu memperhatikan ada helai rambut yang keluar dan mengganggu, namun lensa kamera akan menangkapnya dengan jelas. Lalu jika Anda akan mengambil gambar seorang wanita, Anda dapat memperhatikan make up yang digunakan telah sesuai.
  • Apa yang perlu diperhatikan saat foto outdoor atau di luar ruangan?

    Saat mengambil foto di luar ruangan, perhatikan situasi yang menjadi latar belakang foto tersebut. Pilihlah pohon, bunga, pagar kayu, atau tembok rumah sebagai latar belakang. Jangan mengambil foto dengan latar kegiatan yang sibuk seperti jalan raya, kabel listrik, atau daerah bisnis dan sibuk. Hal ini dapat mengurangi keindahan hasil foto Anda. Ingatlah subyek Anda dalam foto potret adalah orang yang akan Anda foto saja dan bukan latar belakangnya.
  • Apa yang perlu diperhatikan saat foto indoor atau di dalam ruangan?

    Jika Anda mengambil foto di dalam ruangan, Anda bisa mempersilahkan subyek yang Anda foto untuk duduk di kursi atau sofa yang diletakkan di depan sebuah tembok berwarna cerah atau di dekat tanaman indoor
    Anda juga dapat mengatur agar latar belakang foto tersebut menggambarkan pekerjaan dan kegiatan favorit dari subyek yang Anda foto. Misalnya Anda dapat meletakkan meja atau alat jahit sebagai latar belakang.
  • Lensa apa yang cocok untuk foto potret?

    Anda dapat menggunakan lensa antara 105 sampai 150 mm untuk mengambil foto potret. Jika Anda tidak dapat mengganti atau mengatur lensa kamera Anda, misalnya kamera saku (pocket camera), Anda dapat mengatur jarak antara Anda dan subyek yang difoto. Cobalah mendekati atau menjauh dari subyek hingga Anda mendapatkan posisi foto yang paling tepat.
  • Bagaimana komposisi foto yang tepat?

    Anda dapat menyisakan sedikit jarak dari subyek yang Anda foto ke sisi foto tersebut. Jarak ini berguna jika Anda akan membuat bingkai untuk foto tersebut sehingga tidak akan memotong bagian tubuh subyek yang Anda foto.
    Lalu posisikan wajah atau mata dari subyek foto Anda pada area kira-kira sepertiga bagian atas atau samping atau bawah foto Anda. Dalam ilmu fotografi, teknik ini dikenal dengan nama rule of thirds. Anda juga dapat menjadikan mata dari subyek foto di bagian tengah foto Anda.
  • Bagaimana dengan posisi dan sikap dari subyek foto?

    Pastikan subyek yang Anda foto dalam posisi rileks, baik saat berdiri, duduk, atau berbaring. Jika wajahnya terlalu bulat, mintalah subyek foto Anda untuk sedikit memutar kepala atau badannya sehingga hanya sebagian dari wajahnya terkena pencahayaan. Hal ini akan membuat wajahnya lebih ramping.
    Perhatikan posisi tubuh yang lain, seperti tangan dan kaki. Pastikan posisi tubuh dalam posisi alami atau natural. Cobalah agar subyek yang Anda foto memegang sesuatu atau melakukan pose yang alamiah. Jangan biarkan kedua tangan lurus ke bawah di samping tubuh. Hal ini sering dilakukan fotografer pemula namun akan membuat subyek terlihat kaku dalam foto.
  • Bagaimana cara mengambil gambar subyek pasangan?

    Mintalah mereka untuk sedikit memiringkan kepala satu sama lain. Hal ini untuk menghindari kepala mereka sama tinggi. Cobalah menempatkan tinggi hidung salah satu orang pada ketinggian mata orang lainnya.
  • Bagaimana dengan pencahayaan?

    Jika Anda mengambil foto di luar ruangan (outdoor), saat terbaik adalah pada sore hari, karena udara lebih tenang dan warna cahaya terlihat lebih hangat. Hindari cahaya matahari terlalu terik sehingga membuat mata dari subyek foto Anda menjadi sipit karena terlalu silau.
    Jika matahari terlalu terik, posisikan agar matahari menyinari dari belakang subyek foto Anda. Memang hal ini akan menyebabkan wajahnya menjadi gelap karena menjadi bayangan matahari yang menyinari dari belakang. Anda dapat menggunakan flash atau blitz atau lampu kilat untuk menerangi daerah yang menjadi bayangan matahari. Anda juga dapat menggunakan reflector atau yang paling mudah menggunakan white board untuk memantulkan cahaya matahari ke bagian yang menjadi bayangan matahari.
    Jika mengambil gambar di dalam ruangan (indoor), gunakan blitz untuk pencahayaan. Anda juga dapat mengambil gambar di dekat jendela yang memiliki pencahayaan lebih terang. Lakukan ini di daerah yang memiliki tembok berwarna putih atau terang, karena akan memantulkan cahaya dari blitz kamera Anda sehingga lebih memperkuat pencahayaan.
Sekarang Anda sudah siap untuk mengambil foto sahabat, anggota keluarga atau pasangan Anda dengan hasil yang lebih baik bahkan bisa menyamai hasil dari fotografer profesional. Selamat memotret!

http://kumpulan.info/hobby/kegiatan/58-kegiatan/140-teknik-fotografi-potret.html

Sikap Optimis dapat Meningkatkan Kesehatan

Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.

Manfaat Berpikir Positif

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.
  • Lebih panjang umur
  • Lebih jarang mengalami depresi
  • Tingkat stres yang lebih kecil
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
  • Lebih baik secara fisik dan mental
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
  • Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres
Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.

Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis

Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.
  • Periksa diri Anda

    Sewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan.

    Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.
  • Ikuti gaya hidup sehat

    Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda.
  • Nikmati pekerjaan

    Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.
  • Cari teman yang positif

    Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

    Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.
  • Hadapi dan terima

    Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.
  • Miliki rasa humor

    Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.
  • Catat hal baik

    Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.
  • Aturan sederhana

    Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.
Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan. Jangan menyerah!

kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/226-berpikir-positif-dapat-meningkatkan-kesehatan.html