Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Friday, November 11, 2011

Apa itu Karies Gigi, penyebab dan gejalanya

  

Karies gigi (kavitasi) adalah daerah yang membusuk di dalam gigi yang terjadi akibat suatu proses yang secara bertahap melarutkan email (permukaan gigi sebelah luar yang keras) dan terus berkembang ke bagian dalam gigi. Jika tidak diobati oleh seorang dokter gigi, karies akan terus tumbuh dan pada akhirnya menyebabkan gigi tanggal. Tergantung kepada lokasinya, pembusukan gigi dibedakan menjadi: 

 1. Pembusukan permukaan yang licin/rata. Merupakan jenis pembusukan yang paling bisa dicegah dan diperbaiki, tumbuhnya paling lambat. Sebuah karies dimulai sebagai bintik putih dimana bakteri melarutkan kalsium dari email. Pembusukan jenis ini biasanya mulai terjadi pada usia 20-30 tahun. 

 2. Pembusukan lubang dan lekukan. Biasanya mulai timbul pada usia belasan, mengenai gigi tetap dan tumbuhnya cepat. Terbentuk pada gigi belakang, yaitu di dalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah dan pada bagian gigi yang berhadapan dengan pipi. daerah ini sulit dibersihkan karena lekukannya lebih sempit daripada bulu-bulu pada sikat gigi. 

 3. Pembusukan akar gigi. Berawal sebagai jaringan yang menyerupai tulang, yang membungkus permukaan akar (sementum). Biasanya terjadi pada usia pertengahan akhir. Pembusukan ini sering terjadi karena penderita mengalami kesulitan dalam membersihkan daerah akar gigi dan karena makanan yang kaya akan gula. Pembusukan akar merupakan jenis pembusukan yang paling sulit dicegah. 

 4. Pembusukan dalam email. Pembusukan terjadi di dalam lapisan gigi yang paling luar dan keras, tumbuh secara perlahan. Setelah menembus ke dalam lapisan kedua (dentin, lebih lunak), pembusukan akan menyebar lebih cepat dan masuk ke dalam pulpa (lapisan gigi paling dalam yang mengandung saraf dan pembuluh darah). Dibutuhkan waktu 2-3 tahun untuk menembus email, tetapi perjalanannya dari dentin ke pulpa hanya memerlukan waktu 1 tahun. karena itu pembusukan akar yang berasal dari dalam dentin bisa merusak berbagai struktur gigi dalam waktu yang singkat. Gejala dan Penyebab Karies Gigi  

Hal-hal yang mendukung terjadinya karies gigi: * gigi yang peka, yaitu gigi yang mengandung sedikit fluor atau memiliki lubang, lekukan maupun alur yang menahan plak. * bakteri, mulut mengandung sejumlah besar bakteri, tetapi hanya bakteri jenis tertentu yang menyebabkan pembusukan gigi. yang paling sering adalah bakteri streptococcus mutans. * sisa-sisa makanan. Dalam keadaan normal, di dalam mulut terdapat bakteri. bakteri ini mengubah semua makanan (terutama gula dan karbohidrat) menjadi asam. Bakteri, asam, sisa makanan dan ludah bergabung membentuk bahan lengket yang disebut plak, yang menempel pada gigi. plak paling banyak ditemukan di gigi geraham belakang. Jika tidak dibersihkan maka plak akan membentuk mineral yang disebut karang gigi (kalkulus, tartar). Plak dan kalkulus bisa mengiritasi gusi sehingga timbul gingivitis. Gejala Tidak semua nyeri gigi disebabkan karena kavitasi. Sakit gigi dapat terjadi karena: • akar tercemar, tetapi tidak membusuk • terlalu kuat mengunyah • gigi patah. Penyumbatan sinus bisa menyebabkan gigi atas menjadi peka. 

Biasanya, suatu kavitasi di dalam enamel tidak menyebabkan sakit; nyeri baru timbul jika pembusukan sudah mencapai dentin. Nyeri yang dirasakan jika meminum minuman dingin atau makan permen menunjukkan bahwa pulpa masih sehat. Jika pengobatan dilakukan pada stadium ini, maka gigi bisa diselamatkan dan tampaknya tidak akan timbul nyeri maupun kesulitan menelan. Suatu kavitasi yang timbul di dekat atau telah mencapai pulpa menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Nyeri tetap ada walaupun perangsangnya dihilangkan (contohnya air dingin ). 

Bahkan gigi terasa sakit meskipun tidak ada perangsangan (sakit gigi spontan). Jika bakteri masuk ke dalam pulpa dan pulpa mati, maka untuk sementara waktu nyeri akan hilang. tetapi tidak lama kemudian (beberapa jam sampai beberapa hari) jika dipakai untuk menggigit atau jika lidah maupun jari tangan menekan gigi yang terkena, maka gigi menjadi peka karena peradangan dan infeksi telah menyebar keluar dari ujung akar dan menyebabkan abses (penumpukan nanah). Nanah yang terkumpul di sekitar gigi cenderung akan mendorong gigi keluar dari kantongnya. proses menggigit akan mengembalikan gigi ke tempatnya, disertai nyeri yang luar biasa. Nanah bisa terus terkumpul dan menyebabkan pembengkakan pada gusi di dekatnya atau bisa menyebar lebih jauh melalui rahang (selulitis) dan mengalir ke dalam mulut atau bahkan menembus kulit di dekat rahang.

Yang Perlu Dilakukan Saat Flu dan Pilek Baru Muncul

img
(Foto: thinkstock)


Jakarta, Flu dan pilek (cold) adalah dua penyakit yang memiliki konsekuensi yang berbeda tapi gejala yang ditimbulkan nyaris serupa. Meski risiko flu lebih berat dari pilek namun keduanya bisa dicegah keparahannya mulai dari gejala awal. Dibanding pilek, flu dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru-paru (pneumonia) hingga kematian. Maka itu flu harus diobati dalam waktu 48 jam setelah munculnya gejala adalah langkah yang terbaik. Gejal pilek dan flu tersebut dapat berupa rasa gatal dan sakit pada tenggorokan, kepala terasa berat dan sakit, pegal-pegal, dan lain-lain. "Orang dewasa rata-rata terserang pilek 3 kali setiap tahun, masing-masing berlangsung rata-rata 9 hari," kata Jane Sadler, MD, seorang dokter praktek keluarga di Baylor-Garland Rumah Sakit, Garland, Texas seperti dikutip dari Health, Minggu (30/10/2011). Beberapa cara untuk mencegah keparahan gejala pilek dan flu antara lain: 

 A. Begitu merasakan gejala awal 1. Mulai memperbanyak minum air putih atau jus "Minum lebih banyak air atau jus dapat untuk menghindari gejala dehidrasi seperti, sakit tenggorokan dan hidung tersumbat," kata William Schaffner, MD, profesor dan ketua Bagian Kedokteran Preventif di Vanderbilt University School of Medicine. 2. Berkumur dengan air garam Untuk meredakan tenggorokan gatal tambahkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat. "Garam dapat menarik keluar kelebihan air dalam jaringan tenggorokan, mengurangi peradangan, dan membersihkan lendir dan meringankan iritasi di tenggorokan," kata Philip Hagen, MD, editor kepala medis di Mayo Clinic. 3. Pastikan hidung bersih dan tidak mampet Menggunakan semprot hidung yang mengandung saline segera setelah gejala pertama pilek muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hal tersebut dapat mencegah perkembangan gejala lebih lanjut. Selain itu, sebaiknya juga mandi dengan air hangat. 

B. Dalam dua jam pertama 1. Membeli obat ke toko terdekat Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen untuk melawan rasa sakit. "Obat-obatan alergi yang dijual bebas, seperti Zyrtec dan Benadryl, dapat membantu meredakan gejala seperti hidung meler dan mata berair. Obat-obatan alergi yang mengandung dekongestan, seperti Claritin D atau Alavert D, akan membantu membersihkan sinus," kata Mark Moyad, MD, MPH, Jenkins/Pokempner director of preventive and alternative medicine di University of Michigan Medical Center. 2. Tidak harus mengonsumsi obat yang dijual bebas bisa juga madu Madu dapat berguna untuk meredakan gejala pilek, Kata Harley Rotbart, MD, profesor dan wakil ketua pediatrics and pediatric infectious diseases di University of Colorado School of Medicine. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi 1 sampai 2 sendok makan madu secara langsung atau dengan cara dicampurkan ke dalam teh. Sehingga tidak harus mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas. 

C. Selama enam jam berikutnya 1. Lebih banyak beristirahat "Tubuh dapat melawan virus dengan lebih baik jika tubuh telah beristirahat dengan cukup," kata Janet O'Mahony, MD, seorang dokter penyakit dalam di Mercy Medical Center in Baltimore. Untuk menjaga dari berbagi kuman, maka cuci tangan secara teratur atau menggunakan gel disinfektan yang berbasis alkohol. 2. Terus menyeimbangkan asupan cairan Terus minum banyak air, jus, teh, atau dapat dengan makan sup ayam untuk makan siang. 3. Melakukan latihan fisik ringan "Latihan fisik ringan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh," kata Dr. Sadler. 

D. Sehari setelahnya Diet sehat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, jadi pilihlah menu makan malam dengan makanan yang mencakup protein seperti daging tanpa lemak, ikan, atau kacang-kacangan, gandum, beras merah, dan banyak sayuran yang kaya antioksidan. Mandi dengan air hangat sebelum tidur. Kemudian tidur dengan kulitas yang baik dan waktu yang cukup. 

E. Hari berikutnya Jika masih merasa tidak ada kemajuan atau kondisi tubuh justru memburuk dengan gejala seperti, demam, mulai muntah, atau sakit kepala yang semakin buruk, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Karena hal tersebut mungkin menunjukkan bahwa Anda memerlukan obat-obatan antivirus, antibiotik atau pengobatan lainnya. 

sumber http://www.detikhealth.com/read/2011/10/30/080732/1755675/766/yang-perlu-dilakukan-saat-flu-dan-pilek-baru-muncul

Cara Cepat Sembuh dari Flu

img
Ilustrasi (co.cowlitz.wa.us)

Cuaca yang tidak menentu membuat siapa saja bisa terserang flu atau common cold. Gejala awal seperti bersin dan meriang bisa hilang tanpa diobati, hanya dengan beberapa langkah sederhana seperti istirahat dan minum teh hijau. Flu tergolong self limiting disease, yang berarti bisa sembuh dengan sendirinya. Pengobatan dibutuhkan jika gejala yang dialami cukup parah hingga mengganggu aktivitas. Jika gejalanya ringan, maka secara alami sistem kekebalan tubuh akan memberikan perlawanan terhadap virus flu. Berikut ini beberapa tips untuk membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh saat terkena flu, dikutip dari MensHealth, Minggu (23/5/2010). 

Sarapan antivirus Jika bangun pagi dalam kondisi kurang sehat, jangan sekali-kali melewatkan waktu sarapan. Sebuah penelitian di Belanda membuktikan, sarapan sebanyak 1.200 kalori meningkatkan kadar gama interferon dalam darah hingga 450 kali lipat dibandingkan tidak sarapan sama sekali. Senyawa tersebut merupakan antivirus alami dalam tubuh yang berfungsi untuk menangkal serangan flu. 

Lawan dengan stres Jika berkepanjangan, stres memang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Namun untuk jangka pendek, menyibukkan diri dengan pekerjaan yang berat justru efektif mengurangi gejala flu. Menurut sebuah penelitian di Ohio State University, stres jangka pendek bisa melawan flu jika berlangsung tidak lebih dari setengah atau satu hari. 

Seduh kopi atau teh hijau Kopi atau green tea di sore hari tidak hanya membuat tubuh lebih rileks, tetapi membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan virus. Minuman tersebut juga mengandung epigallocatechin gallate (EGCG), yang memiliki khasiat untuk mematikan virus. Tips ini pernah diteliti di Kanada, dengan memasukkan daun teh hijau ke dalam koloni adenovirus penyebab flu. Hasilnya, aktivitas replikasi atau menggandakan diri pada virus berhenti. 

 Istirahat yang cukup Idealnya dalam sehari tidur tidak kurang dari 7-8 jam. Menurut penelitian di UCLA, berkurangnya waktu tidur sebesar 40 persen akan menurunkan sistem imun hingga 50 persen. Namun jangan sesekali memaksakan tidur dengan cara minum alkohol karena hal ini justru melemahkan sistem imun. Sebaiknya gunakan pakaian yang longgar misalnya t-shirt dan celana pendek agar peredaran darah lancar, dan bisa tidur dengan lebih nyaman. 

Tetap lakukan aktivitas ringan Riset yang dilakukan oleh University of Massachusetts membuktikan, aktivitas fisik yang ringan bisa mengurangi risiko infeksi saluran napas hingga 25 persen dibandingkan dengan hanya diam sepanjang hari. Aktivitas ringan memicu produksi sel darah putih, yang fungsinya untuk melawan infeksi virus maupun bakteri. Aktivitas tersebut tidak boleh terlalu berat, karena kelelahan membuat tubuh rentan terhadap infeksi. Bahkan pada atlet marathon sekalipun, risiko infeksi akan meningkat setelah mengikuti lomba. 

sumber http://www.detikhealth.com/read/2010/05/23/153150/1362494/766/cara-cepat-sembuh-dari-flu?ld991107763

Wednesday, October 26, 2011

10 tips menyembuhkan Insomnia



Siapa pun pasti akan terganggu jika mengalami susah tidur. Gangguan tidur atau insomnia ternyata bisa mengganggu siklus tubuh. Bahkan insomnia yang berkepanjangan bisa memicu depresi. Insomnia adalah sebuah gangguan tidur yang ditandai dengan gejala-gejala seperti selalu merasa letih dan lelah sepanjang hari dan secara terus-menerus (lebih dari sepuluh hari) mengalami kesulitan tidur. Atau penderita sering terbangun di tengah malam dan tidak dapat kembali tidur. Seringkali penderita terbangun lebih cepat dari yang diinginkannya dan tidak dapat kembali tidur.

Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur. Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut


.• Tips 1
Hanya gunakan tempat tidur untuk tidur, tidak untuk membaca, melakukan pekerjaan administrasi, menonton televisi, camilan atau membuat panggilan telepon.

• Tips 2
Jika Anda telah berbaring di tempat tidur, tetapi rasa kantuk Anda tidak kunjung datang, cobalah beberapa teknik ini: Menghitung domba atau menghitung mundur dari 100 untuk menghentikan diri dari memikirkan berbagai macam masalah kemarin atau besok hari. Setelah itu, tarik napas panjang selama beberapa detik secara mendalam, tahan beberapa detik, kemudian hembuskan. Atau bisa juga melihat beberapa sudut di kamar Anda dengan seksama, sehingga mata pun lelah dan kantuk akan segera datang.

• Tips 3
Jika Anda tidak bisa tidur setelah berbaring di tempat tidur selama 30 menit atau lebih, apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk membaca sesuatu yang sangat membosankan, membiasakan rutinitas tidur dari jam biasanya, atau lebih cepat dari jam sebelumnya.

• Tips 4
Sebelum tidur sebaiknya Anda menghindari tembakau dan minuman yang mengandung kafein (tidak hanya kopi, tapi minuman lain seperti teh dan soft drink).

• Tips 5
Hindari alkohol sebelum tidur. Bila minum-minum mungkin membuat Anda berpikir dapat segera memberikan rasa kantuk ternyata tidak tepat. Karena Anda bisa segera tidur, dan kemudian bangun dan sulit untuk tidur kembali karena efek dari alkohol yang dikonsumsi. Sebaliknya, bila Anda memilih untuk makan malam beberapa jam sebelum tidur, ini solusi lebih tepat. Pasalnya, makan beberapa jam sebelum tidur dapat membuat tidur terasa lelap.

• Tips 6
Hindari tidur di depan televisi, dan cobalah bangun pada waktu yang sama setiap hari bukan tidur di saat akhir pekan. Latihan setiap hari untuk tidur dan bangun pada jam yang sama guna melatih adrenalin Anda.

• Tips 7
Tata dan atur kamar tidur Anda dengan ventilasi yang baik serta atur suhu udara yang membuat Anda cepat mengantuk.

• Tips 8
Anda juga dapat mencoba beberapa cara lain, di antaranya: mandi air hangat, menikmati segelas susu hangat, makan makanan ringan sebelum tidur, atau mendengarkan musik klasik.

• Tips 9
Gunakan penutup telinga bila Anda termasuk orang yang tidak bisa terlelap bila mendengar suara bising.

• Tips 10
Jika Anda mempunyai nyeri sendi atau sakit kepala, minum obat tidur sebelum tidur (tetapi pastikan tidak mengandung kafein).

sumber :
http://www.unik.us/b-10/tentang-insomnia-dan-cara-penyembuhannya/